Selasa, 09 Juli 2013

KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT MINAHASA MEMBANGUN RUMAH TINGGAL YANG HIJAU DAN NYAMAN

Masyarakat Minahasa saat ini menempati rumah dalam berbagai bentuk dan jenis. Sebagaimana perjalanan waktu, dan semakin maju teknologi terutama dalam teknologi informatika telah merembet jauh dalam pemikiran manusia sampai pada cara-cara membangun rumah baik model, penggunaan material dan cara membangun.  Dengan melihat-lihat internet, televisi dan media-media lainnya, manusia meniru-niru bentuk-bentuk bangunan rumah di daerah lain baik dalam maupun luar negeri dan seringkali itu dilakukan tanpa berpikir, sehingga terciptalan dunia sekarang dimana rumah bergaya eropah, spanyol dan lain-lain. Dalam banyak hal, rumah-rumah hasil meniru ini  justru tidak memberikan kenyamanan pada penghuninya.
Dalam tugas ini, akan dikaji idea original masyarakat Minahasa sejak aman dahulu sampai saat ini dalam membangun rumah tinggal yang terbuat dari material kayu. Hal ini dapat dikatakan sebagai bagian dari budaya karena kebudayaan dapat berupa (1) ideas, (2) activities, (3) artifacts ( Honigman J.J dalam  The World of Man, Herper & Brother, 1959). Lebih jelas lagi dengan  Koentjaraningrat dalam Pengantar Ilmu Anthropologi 1986, yang mengatakan bahwa sistem nilai budaya merupakan tingkat yang paling tinggi dan paling abstrak dari adat istiadat. Hal itu disebabkan karena nilai-nilai budaya itu merupakan konsep-konsep mengenai apa yang hidup dalam alam pikiran sebagian besar warga masyarakat mengenai apa yang mereka anggab bernilai, berharga, penting dalam hidup sehingga dapat berfungsi sebagai suatu pedoman yang memberi arah dan orientasi kepada kehidupan pada warga masyarakat tadi.

Membangun rumah tinggal merupakan bagian kebudayaan. Dan dari sejarah Masyarakat Minahasa dapat diketahui bahwa Rumah Kayu adalah rumah yang hadir sebagai idea asli Orang Minahasa. Rumah kayu telah mengalami perkembangan dari waktu-ke waktu. Dan tugas ini akan mengkaji bagaimana rumah ini dipandang dari sisi “hijau” dan “nyaman” yang bila hal itu ternyata memiliki unsur kebenaran maka inilah Kearifan Lokal Masyarakat Minahasa. Karena menurut Antariksa dalam makalahnya berjudul  Kearifan Lokal dalam Arsitektur Perkotaan dan Lingkungan Binaan Tahun 2011, kearifan lokal  merupakan suatu gagasan konseptual yang hidup dalam masyarakat, tumbuh dan berkembang secara terus-menerus dalam kesadaran masyarakat, berfungsi dalam mengatur kehidupan masyarakat dari yang sifatnya berkaitan dengan kehidupan yang sakral maupun profan. 

1 komentar:

  1. thanks for literature that is on top.
    I hope people of Minahasa not only use the wood material to construct a dwelling or house. But the people of Minahasa should also plant trees to avoid all the form natural disasters that will occur in the future.
    FERNANDA D.R WAYONG >13021102071<

    BalasHapus